Senin, 08 September 2014

PENGETAHUAN KEPRAMUKAAN

PENGETAHUAN KEPRAMUKAAN


1.     1.       PENGERTIAN LAMBANG GERAKAN PRAMUKA
Lambang adalah tanda pengenal tetap yang mengkiaskan sifat, keadaan, nilai dan norma yang di miliki oleh pemilik lambang tersebut.
Lambangh Gerakan Pramuka adalah tanda pengenal organisasi Gerakan pramuka yang bersifat tetap. Lambang ini di ciptakan oleh Soenardjo Atmodipurwo, Seorang pegawai tinggi Departemen Pertanian yang juga Tokoh pramuka. Lambang ini di pergunakan pertama kali sejak tanggal 14 Agustus 1961, Ketika Presiden Republik Indonesia Ir. Soekarno menganugrahi Panji Gerakan Pendidikan Kepanduan Nasional Indonesia Kepada organisasi Gerakan Pramuka melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 448 tahun 1961
2.       ARTI KIASAN LAMBANG PRAMUKA
                   A.      Arti kiasan lambang Pramuka dunia.


 a.       Kompas : Melambangkan suatu peringatan bagi Pandu/ Pramuka agar selalu berbuat kebenaran dan dapat dipercaya seperti fungsi kompas, serta tetap menjaga cita-citanya dan perannya sebagai penunjuk jalan.
b.      Treefoil / Bunga dengan Tiga Ujung : Melambangkan tiga janji Pandu / Scout Promise
c.       Dua Bintang : melambangkan anggota Pandu/ Pramuka berupaya untuk dapat memberi penerangan dan menolong dalam kebenaran dan pengetahuan.
d.      Tali melingkar dengan ujung membentuk simpul mati : melambangkan bahwa sesama Pandu/ Pramuka mengadakan hubungan persahabatan dan persaudaraan antar Pramuka di seluruh dunia.
e.      Warna :  Putih melambangkan jiwa yang berhati suci, sedangkan warna dasar ungu melambngkan bahwa Pandu/ Pramuka memiliki ketrampilan kepemimpinan dan suka menolong orang lain.

B.      Arti kiasa lambang Pramuka Indonesia

1. Buah Nyiur dalam keadaan tumbuh dinamakan cikal. Ini mengandung arti Pramuka adalah inti bagi kelangsungan hidup bangsa (tunas kelapa)
2. Buah nyiur tahan lama. ini mengandung arti, Pramuka adalah orang yang jasmani rohaninya kuat dan ulet.
3. Nyiur  dapat tubuh di berbagai jenis tanah. Ini mengandung arti, pramuka adalah orang yang mampu beradaptasi dalam kondisi apapun.
4. Nyiur tumbuh menjulang tinggi. Ini mengandung arti, Setiap ppramuka memiliki cita - cita yang tinggi.
5. Akar nyiur kuat. Mengandung arti, Pramuka berpegang pada dasar - dasar yang kuat.
6. Nyiur pohon yang serbaguna. ini mengandung arti, Pramuka berguna bagi nusa, bangsa dan agama
7. Lambang sepuluh api yang berkobar  melambangkan dasa darma
8. Padi dan kapas melambangkan kesuburan di bidang pangan dann sandang.
9. Bintang melambangkan lima Sila Pancasila

3.       KODE KEHORMATAN PRAMUKA
A.      Kode kehormatan pramuka yang terdiri atas janji yang di sebut satya dan ketentuan moral yang di sebut Darma merupakan prinsip dasar gerakan pramuka
B.      Kode Kehormatan pramuka merupakan kode etik anggota gerakan pramuka baik dalam Kehidupan Pribadi maupun Bermasyarakat sehari – hari. Inilah Kode kehormatan seorang pramuka:
a.       Kode kehormatan Pramuka siaga terdiri atas Dwi satya dan Dwi darma
b.      Kode kehormatan Pramuka penggalang terdiri atas Trisatya dan Dasadarma
c.       Kode kehormatan Pramuka Penegak,  Pramuka Pandega, dan Anggota Dewasa Gerakan pramuka  terdiri atas Trisatya dan Dasadarma
C.      Kode Kehormatan Pramuka dalam bentuk Janji yang di sebut Satya adalah:
a.       Untuk Pramuka Siaga:
Dwi Satya
Aku Berjanji akan bersungguh – sungguh
-          Menjalankan kewajibanku terhadap tuhan dan Negara kesatuan Republik indonesia dan Menurut aturan Keluarga
-          Setiap hari berbuat kebaikan.

b.      Untuk Pramuka Penggalang, Penegak, Pandega, dan Anggota Dewasa Gerakan Pramuka:
Tri Satya
Demi Kehormatanku aku berjanji akan bersungguh – sungguh
-          Menjalankan Kewajibankuterhadap tuhan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan mengamalkan pancasila.
-          Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat.
-          Menepati Dasadarma


D.      Kode Kehormatan Pramuka dalam bentuk Ketentuan moral yang Darma adalah:
a.       Untuk Pramuka Siaga:
Dwi dharma
-          Siaga Berbakti Kepada Ayah Ibundanya
-          Siaga Berani dan tidak putus asa

b.      Untuk Pramuka Penggalang, Penegak, Pandega, dan Anggota Dewasa Gerakan Pramuka:
Dasa Dharma Pramuka
Pramuka itu:
1.       Takwa Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
2.       Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
3.       Patriot yang sopan dan kesatria.
4.       Patuh dan suka bermusyawarah.
5.       Rela menolong dan tabah.
6.       Rajin, Terampil dan gembira.
7.       Hemat, Cermat dan Bersahaja.
8.       Disiplin, Berani dan setia.
9.       Bertanggung jawab dan dapat di percaya.
10.   Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan.

4.       MOTTO GERAKAN PRAMUKA
-          Motto Gerakan Pramuka Dunia adalah:

-          Motto Gerakan Pramuka Indonesia adalah:
“SATYAKU KUDHARMAKAN, DHARMAKU KUBAKTIKAN”
Artinya:


5.       Salam Pramuka
Salam digunakan apabila bertemu seseorang dengan maksud untuk mempererat hubungan dan rasa persaudaraan, saling menghargai, menghormmati, mendo’akan dan meningkatkan kedisiplinan.
Dalam Pramuka ada 3 Jenis Salam yang wajib di ketahui:
1.       Salam Biasa, Di gunakan apabila bertemu sesama anggota pramuka dan wajib memberi salam adalah orang yang pertama melihat kawannya.
2.       Salam hormat, Salam ini di gunakan apabila melihat Presiden, orang yang wajib kita hormati, Bendera Merah Putih, Melihat zenajah dan mendengar lagu kabangsaan.
3.       Salam janji, Di gunakan apa bila seorang Pramuka di lantik untuk naik tingkatan ke tingkat lebih tinggi.


TARGET KEPRAMUKAAN

1. Kepramukaan adalah kaum muda anggota muda Gerakan pramuka yang di golongkan menjadi:
   1) "S"   = PRAMUKA SIAGA berusia 7 s.d 10 Tahun
   2) "G"  = PRAMUKA PENGGALANG berusia 11 s.d 15 Tahun
   3) "T"   = PRAMUKA PENEGAK berusia 16 s.d 20 Tahun
   4) "D"  = PRAMUKA PANDEGA berusia 21 s..d 25 Tahun

      a.      Pramuka siaga di himpun dalam kelompok kecil atau satuan kecil yang di sebut  dengan
               BARUNG. Barung di pimpin oleh PEMIMPIN BARUNG yang di pilih secara musyawarah/ 
              demokratis oleh anggota barung. Barung di himpun dalam PERINDUKAN SIAGA
b.     Pramuka Penggalang di himpun dalam Kelompok Kecil atau satuan kecil yang di sebut dengan 
        REGU. Regu di pimpin oleh PEMIMPIN REGU yang di pilih secara musyawarah / demokratis 
        oleh anggota regu. Regu di himpun dalam PASUKAN PENGGALANG.
c.      Pramuka Penegak di himpun dalam kelompok kecil atau satuan kecil yang di sebut dengan 
        SANGGA. Sangga di pimpin oleh pemimpin sangga yang di pilih secara musyawarah/ demokratis 
        oleh anggota sangga. Sangga di himpun dalam AMBALAN PENEGAK.
d.     Pramuka pandega dihimpun dalam kelompok kecil atau satuan kecilyang di sebut REKA. Reka di 
        pimpin oleh pemimpin reka yang di pilih secara musyawarah / demikratis oleh anggota reka. Reka 
        di himpun dalam RACANA PANDEGA.

Pengertian Pramuka Dan Salam Pramuka

*        PENGERTIAN
1.    Gerakan Pramuka
Gerakan Pramuka Indonesia adalah nama organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepramukaan yang dilaksanakan di Indonesia. Kata "Pramuka" merupakan singkatan dari praja muda karana, yang memiliki arti rakyat muda yang suka berkarya.
2.    Pramuka
"Pramuka" merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka, yang meliputi; Pramuka Siaga, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega. Kelompok anggota yang lain yaitu Pembina Pramuka, Andalan, Pelatih, Pamong Saka, Staf Kwartir dan Majelis Pembimbing.
3.    Kepramukaan
Sedangkan yang dimaksud "kepramukaan" adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak dan budi pekerti luhur. Merupakan sistem pendidikan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia. Kepramukaan bukan ilmu yang harus dipelajari dengan tekun bukan pula merupakan kumpulan ajaran-ajaran dan naskah dari suatu buku. Melainkan merupakan suatu permainan yang menyanangkan di alam terbuka, tempat orang dewasa dan anak-anak berkumpul pergi bersama dalam pengembaraan sebagai kakak adik. Kepramukaan adalah suatu permainan yang mengandung unsur pendidikan maka dari itu Pramuka disebut pendidikan luar sekolah dan keluarga.

Orang yang mencoba tapi gagal, lebih baik daripada orang yang tidak pernah gagal karena tidak pernah mencoba

*        SIFAT
Lambang Pramuka Indonesia yaitu tunas kelapa yang dijahitkan di kerah kiri baju pramuka (untuk wanita)Lambang Pramuka Internasional yang dijahitkan di kerah kanan baju pramuka (untuk wanita) Emblem lokasi wilayah gerakan pramuka Jakarta Selatan yang dijahitkan di lengan kanan baju pramuka
Berdasarkan resolusi Konferensi Kepramukaan Sedunia tahun 1924 di Kopenhagen, Denmark, maka kepramukaan mempunyai tiga sifat atau ciri khas, yaitu :
1.       Nasional
Nasional yang berarti suatu organisasi yang menyelenggarakan kepramukaan di suatu negara haruslah menyesuaikan pendidikannya itu dengan keadaan, kebutuhan dan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.
2.       Internasional
Internasional yang berarti bahwa organisasi kepramukaan di negara manapun di dunia ini harus membina dan mengembangkan rasa persaudaraan dan persahabatan antara sesama Pramuka dan sesama manusia, tanpa membedakan kepercayaan/agama, golongan, tingkat, suku dan bangsa.
3.       Universal
Universal yang berarti bahwa kepramukaan dapat dipergunakan di mana saja untuk mendidik anak-anak dari bangsa apa saja, yang dalam pelaksanaan pendidikannya selalu menggunakan Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan.

*     Fungsi

Dengan landasan uraian di atas, maka kepramukaan mempunyai fungsi sebagai berikut:
1.       Kegiatan menarik bagi anak atau pemuda
Orang yang mecari kebahagiaan maka kebahagiaan ada diluar dirinya sedang orang yang bersukur atas apa yang diberikan tuhan maka kebahagian ada dalam dirinya

Kegiatan menarik di sini dimaksudkan kegiatan yang menyenangkan dan mengandung pendidikan. Karena itu permainan harus mempunyai tujuan dan aturan permainan, jadi bukan kegiatan yang hanya bersifat hiburan saja. Karena itu lebih tepat kita sebut saja kegiatan menarik.
2.       Pengabdian bagi orang dewasa
Bagi orang dewasa kepramukaan bukan lagi permainan, tetapi suatu tugas yang memerlukan keikhlasan, kerelaan, dan pengabdian. Orang dewasa ini mempunyai kewajiban untuk secara sukarela membaktikan dirinya demi suksesnya pencapaian tujuan organisasi.
3.       Alat bagi masyarakat dan organisasi
Kepramukaan merupakan alat bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat, dan juga alat bagi organisasi untuk mencapai tujuan organisasinya. Jadi kegiatan kepramukaan yang diberikan sebagai latihan berkala dalam satuan pramuka itu sekedar alat saja, dan bukan tujuan pendidikannya.

*     Tujuan

Gerakan Pramuka bertujuan mendidik anak-anak dan pemuda Indonesia dengan prinsip-Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan yang pelaksanaannya disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan bangsa dan masyarakat Indonesia dengan tujuan agar:
1.       anggotanya menjadi manusia yang berkepribadian dan berwatak luhur serta tinggi mental, moral, budi pekerti dan kuat keyakinan beragamanya.
2.       anggotanya menjadi manusia yang tinggi kecerdasan dan keterampilannya.
3.       anggotanya menjadi manusia yang kuat dan sehat fisiknya.
4.       anggotanya menjadi manusia yang menjadi warga negara Indonesia yang berjiwa Pancasila, setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia; sehingga menjadi angota masyarakat yang baik dan berguna, yang sanggup dan mampu menyelanggarakan pembangunan bangsa dan negara.
Tujuan tersebut merupakan cita-cita Gerakan Pramuka. Karena itu semua kegiatan yang dilakukan oleh semua unsur dalam Gerakan Pramuka harus mengarah pada pencapaian tujuan tersebut.
*       Tugas Pokok
Pemuda adalah calon pengganti yang tua, maka hormatilah orang yang lebih tua dari kamu supaya kamu dihormati dikala tuamu

Tugas pokok Gerakan Pramuka adalah menyelenggarakan pendidikan kepramukaan bagi anak dan pemuda Indonesia, menuju ke tujuan Gerakan Pramuka, sehingga dapat membentuk tenaga kader pembangunan yang berjiwa Pancasila dan sanggup serta mampu menyelenggarakan pembangunan masyarakat, bangsa dan negara. Dalam melaksanakan pendidikan kepramukaan tersebut Gerakan Pramuka selalu memperhatikan keadaan, kemampuan, kebutuhan dan minat peserta didiknya.
Karena kepramukaan bersifat nasional, maka gerak dan kegiatan Gerakan Pramuka disesuaikan dengan kepentingan nasional. Kepentingan nasional bangsa Indonesia ini tercantum dalam Garis Besar Haluan Negara, yang merupakan Ketetapan MPR. Gerakan Pramuka dalam ikut membantu pelaksanaan GBHN tersebut selalu mengikuti kebijakan Pemerintah dan segala peraturan perundang-undangannya.
Gerakan Pramuka hidup dan bergerak di tengah masyarakat dan berusaha membentuk tenaga kader pembangunan yang berguna bagi masyarakat. Karenanya Gerakan Pramuka harus memperhatikan pula keadaan, kemampuan, adat dan harapan masyarakat, termasuk orangtua anggota Pramuka, sehingga Gerakan Pramuka terutama pada satuan-satuannya dapat menyiapkan tenaga Pramuka sesuai dengan apa yang diharapkan orangtua anggotanya dan masyarakat di lingkungannya.

*     Prinsip Dasar dan Metode

Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan merupakan prinsip yang digunakan dalam pendidikan kepramukaan, yang membedakannya dengan gerakan pendidikan lainnya.
Baden-Powell sebagai penemu sistem pendidikan kepramukaan telah menyusun prinsip-prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan, lalu menggunakannya untuk membina generasi muda melalui pendidikan kepramukaan. Beberapa prinsip itu didasarkan pada kegiatan anak atau remaja sehari-hari. Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan itu harus diterapkan secara menyeluruh. Bila sebagian dari prinsip itu dihilangkan, maka organisasi itu bukan lagi gerakan pendidikan kepramukaan.
Dalam Anggaran dasar Gerakan Pramuka dinyatakan bahwa Prinsip Dasar dan Metode Kepramukaan bertumpu pada:
·       Keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa;
·       Kepedulian terhadap bangsa dan tanah air, sesama hidup dan alam seisinya;
·       Kepedulian terhadap diri pribadinya;
·      
Jadikan buku sebagai wahana wisata niscaya kamu akan bahagia dengan segudang pengetahuan

Ketaatan kepada Kode Kehormatan Pramuka.

1.    Prinsip dasar

Prinsip Dasar Kepramukaan sebagai norma hidup seorang anggota Gerakan Pramuka, ditanamkan dan ditumbuhkembangkan melalui proses penghayatan oleh dan untuk diri pribadinya dengan dibantu oleh pembina, sehingga pelaksanaan dan pengamalannya dilakukan dengan penuh kesadaran, kemandirian, kepedulian, tanggung jawab serta keterikatan moral, baik sebagai pribadi maupun anggota masyarakat.

2.    Metode

Metode Kepramukaan merupakan cara belajar progresif melalui :
Ø  Pengamalan Kode Kehormatan Pramuka;
Ø  Belajar sambil melakukan;
Ø  Sistem berkelompok;
Ø  Kegiatan yang menantang dan meningkat serta mengandung pendidikan yang sesuai dengan
Perkembangan rohani dan jasmani pesertadidik;
Ø   Kegiatan di alam terbuka;
Ø   Sistem tanda kecakapan;
Ø   Sistem satuan terpisah untuk putera dan untuk puteri;
Ø   Sistem among.
Metode Kepramukaan pada hakikatnya tidak dapat dilepaskan dari Prinsip Dasar Kepramukaan. Keterkaitan itu terletak pada pelaksanaan Kode Kehormatan. Metode Kepramukaan juga digunakan sebagai sebagai suatu sistem yang terdiri atas unsur-unsur yang merupakan subsistem terpadu dan terkait, yang tiap unsurnya mempunyai fungsi pendidikan yang spesifik dan saling memperkuat serta menunjang tercapainya tujuan.
*       Salam Pramuka
Salam untuk melahirkan disiplin, tata tertib yang mewujudkan suatu ikatan jiwa yang kuat ke dalam maupun ke luar, yang hanya dapat dicapai dengan adanya saling menyampaikan penghormatan yang dilakukan secara tertib, sempurna dan penuh keikhlasan.
Macam salam pramuka
Salam pramuka digolongkan menjadi 3 macam:
1.       Salam biasa
Yaitu salam yang diberikan kepada sesama anggota Pramuka. Siapa yang melihat dulu dialah yang harus memberi salam terlebih dahulu tanpa aba-aba, tidak pandang pangkat, tua maupun muda. Salam tersebut dapat diberikan sambil berjalan, sedang duduk, naik sepeda ataupun kendaraan. Jadi tidak harus berdiri.
2.       Salam hormat
Yaitu salam yang diberikan kepada seseorang atau sesuatu yang kedudukannya lebih tinggi.
Untuk salam hormat diberikan kepada :
  • Bendera kebangsaan ketika dikibarkan atau diturunkan dalam suatu upacara.
  • Jenazah yang sedang lewat atau akan dimakamkan.
  • Kepala Negara atau wakilnya, Panglima tinggi, para duta besar, para menteri dan pejabat lainnya.
  • Lagu Kebangsaan Indonesia Raya.
3.       Salam janji
Yaitu salam yang dilakukan ketika ada anggota Pramuka yang sedang dilantik. Pemberian salam pramuka dilakukan ketika dilakukan pengucapan janji yaitu Tri Satya atau Dwi Satya. Salam janji juga diberikan pada saat pengucapan janji Trisatya dalam acara Ulang Janji.
4.       Cara memberikan salam pramuka
  • Posisi siap, tangan kiri lurus ke bawah tangan kanan diangkat pada pelipis, posisi telapak tangan miring, telapak tangan terbuka, punggung tangan di bagian atas.
  • Ketika membawa tongkat; tongkat diangkat dengan tangan kanan dan tangan kiri melintang di depan dada.

Untuk salam penghormatan kepada Bendera merah putih, ketika membawa tongkat, tongkat di pindah ke tangan kiri, dengan ujung tongkat masih tetap di depan kaki kanan, dan tangan kanan diangkat pada pelipis, seperti pada posisi ketika tidak membawa tongkat . Dalam keadaan yang tidak memungkinkan (dalam keadaan duduk atau di atas kendaraan), salam pramuka dapat diberikan hanya dengan mengangkat tangan pada pelipis sambil mengucapkan “Salam Pramuka” dan tanpa perlu berdiri.

Sabtu, 30 Agustus 2014

Seleksi Dewan Galang SMPN 1 Kec.Pulung 2014/2015



SALAM PRAMUKA!!!

Berdasarkan hasil seleksi dewan galang yang telah dilaksanakan kemarin diantaranya tes tulis, praktek, dan pertimbangan pembina, maka telah diputuskan nama-nama anggota pramuka yang lulus sebagai anggota dewan galang periode 2014. Dengan rincian sebagai berikut :

 

HASIL SELEKSI
DEWAN GALANG
GUDEP 17093-17094
SMP NEGERI 1 Kec. PULUNG
TAHUN 2014/2015
NO
NAMA
KELAS
Pa/Pi
NILAI
Jumlah
Ket.
Tes Tulis
pio
materi
Semapore & Optis
1
Nyka Sari P.
VIII A
Pi
74
88,3
86,7
90
339
LULUS
2
Erika P. N.
VIII A
Pi
80
73,3
90
95
338,3
LULUS
3
Lovefita C. N.
VIII A
Pi
76
75
73,3
95
319,3
LULUS
4
Francisko H.
VIII A
Pa
78
68,3
86,7
80
313
LULUS
5
Anggit Dita A.
VIII A
Pi
58
80
80
95
313
LULUS
6
Adista Sri K.
VIII A
Pi
58
75
83,3
90
306,3
LULUS
7
Hellinda R.
VIII F
Pi
84
75
76,7
65
300,7
LULUS
8
Miftakul Hidayah
VIII A
Pi
70
73,3
86,7
70
300
LULUS
9
Vicki Pradana
VIII F
Pa
66
88
70
70
294
LULUS
10
Siwi Dwi R.
VIII E
Pi
62
83
80
66
291
LULUS
11
Nabila Fitri H
VIII A
Pi
70
75
73,3
65
283,3
LULUS
12
Riska Yudha P
VIII E
Pa
76
81
66
60
283
LULUS
13
Aulia Nurell F.
VIII B
Pi
68
78
80
56
282
LULUS
14
Tasya S. S.
VIII E
Pi
68
85
73
52
278
LULUS
15
M. Nurfadilah
VIII C
Pa
76
73,3
63,3
65
277,6
LULUS
16
Rizki Lailatul R.
VIII A
Pi
76
71,3
70
60
277,3
LULUS
17
Gracia Yohan U. S.
VIII D
Pa
94
71,3
53,3
58
276,6
LULUS
18
Rendi Ibnu A.
VIII A
Pa
66
80
80
50
276
LULUS
19
Rejeki Putri A.
VIII D
Pi
78
70
90
30
268
LULUS
20
Andika Fajar A.
VIII B
Pi
60
81,7
63,3
58
263
LULUS
21
Jevi Rahmadani
VIII D
Pi
50
75
60
70
255
GAGAL
22
Nera T. R.
VIII D
Pi
66
63
66
46
241
GAGAL
23
Andella A.
VIII B
Pi
40
75
56,7
60
231,7
GAGAL
24
Heri Setyawan
VIII F
Pa
45
55
63
62
225
GAGAL
25
Fahrizal Adam H.
VIII D
Pa
42
68,3
60
50
220,3
GAGAL
26
Erfina
VIII A
Pi
72
-
-
-
72
GAGAL
27
Tarisah D. P.
VIII B
Pi
70
-
-
-
70
GAGAL
28
Galang F.
VIII A
Pa
70
-
-
-
70
GAGAL
29
M. Irfan R.
VIII F
Pa
64
-
-
-
64
GAGAL
30
Roby Sukron A. P.
VIII E
Pa
56
-
-
-
56
GAGAL
31
Ananda A. T. C.
VIII B
Pi
48
-
-
-
48
GAGAL
32
Shavira Rika N.
VIII F
Pi
34
-
-
-
34
GAGAL



Kami selaku pembina mengucapkan selamat bagi yang lulus,  tugas baru telah menanti kalian. Dan bagi yang gagal jangan putus asa dan putus semangat teruslah berjuang untuk Gerakan Pramuka.



Bagi yang lulus mohon tunggu info selanjutnya dari kakak Dewan Galang.



!!!GOOD LUCK!!!





Ttd


a.n PEMBINA